Langsung ke konten utama

E Ayam!


Orang – orang begitu latah
Sungguh latah
 Ketika suatu paham muncul dilayar kotak
Juga saat berita terbit di dunia maya

Orang – orang langsung mengimaninya
Tanpa tahu apa isinya
 Hanya tahu “Katanya” saja
Orang – orang begitu emosi

Sangat emosi
Ketika ada yang mengaku bahwa dia berpaham “yang dilarang” petinggi istana
Juga saat ada yang diam saja tak menentang paham itu
Padahal,

Orang – orang tak tahu sama sekali akan paham itu, Tak tahu kenapa paham itu haram
Hanya tahu “Katanya” saja

Orang – orang sekarang latah

Ya, latah.
Duarrrrr!!!!
E Ayam ayam!


1 Des 2017

yang lainnya

Seni Berjarak dari Yang Nyata

Dialog Pohon

Seekor Burung bertengger pada dahan Pohon Tua yang telah usang nan rapuh dimakan usia. Kemudian Burung itu bertanya, “Apa dirimu tidak jemu hidup seperti ini? Hanya berdiam diri, mematung, sendirian, dan menunggu untuk ditebang oleh manusia?” Namun, Pohon Tua itu hanya diam tak menjawab. Tetapi Burung tersebut kembali bertanya, “Hey, aku merasa iba dan kasihan padamu. Kini kau hidup sendiri, kemana teman – temanmu dulu yang ada disini?”   Burung bertanya dengan nada dan gesture yang menjengkelkan. Namun Pohon Tua itu tetap diam tak menggubris dan sabar mendengar perkataan dari Burung itu . “Ohhhh… Yaa iya… Aku tahu. Aku tahu kawan, bahwa pasti mereka telah ditebang ya? Oleh makhluk – makhluk serakah itu ? Sungguh malang nasibmu kawan, sekali lagi aku merasa iba padamu. Hidup seorang diri, tak ada teman, sudah tua, dan mungkin tinggal menunggu 3 sampai 5 tahun lagi kau akan ditebang.” Cemooh si Burung. “Hahhh untung saja aku punya sayap, jadi apabila ada...

Berkesenian itu TAI, Kalo…. (sebuah otokritik)

  Barangkali saya adalah orang yang beruntung. Bahkan bisa dibilang sangat beruntung, karena saya hidup di antara orang-orang hebat dalam bidang yang saya sukai, yakni kesenian. Ya, saya beruntung banget, di kampung saya Tanjungsari, banyak lahir seniman-seniman hebat dari berbagai bidang kesenian. Entah dari seni rupa, pahat, teater, tari, sastra dan yang paling kentara adalah musik. Mungkin bagi siapapun yang berkecimpung di dunia musik, khususnta skena Bandung-Jatinangor-dan sekitarnya pasti sudah tahu kalau Tanjungsari itu gudangnya para musisi. Selain itu, geliat kesenian di sini pun dapat dikatakan sangat rame dan kenceng, berbagai bidang kesenian saling mengisi satu sama lain. Dan atmosfer ini sangat patut untuk kita hargai dan banggakan, terutama bagi saya. Gatau sih buat yang lain mah. Sedikit cerita, cukup banyak kawan-kawan kuliah saya yang kebingungan setelah dia lulus, hasratnya untuk berkesenian nya tidak tersalurkan lagi . Berbagai macam faktor tentu melingkupi ...