Langsung ke konten utama

Hidup Hanya Tentang Kekalahan


Gambar terkait



Hidup hanya mengajarkanku tentang kekalahan
Aku mengaku bahwa kesedihanku saat ini ialah karena hidupku
Tidak asing bagiku dengan kemelaratan
Kau pergi dengan pria bajingan tak tahu diri

Aku tinggal di sini dengan kekalahanku
Kalah olehmu, oleh dia, oleh semua orang yang berbahagia atas kemenanganmu
Kau lebih memilih menyulam cerita kembali dengan orang lain
Sementara sulamanmu saat ini belum setengah jalan

Minggat dari rumah
Kau kabur dengan kesedihanmu
Jarum – jarum itu kau gunakan untuk menusukku berkali – kali
Namun aku tetap diam

Aku berjanji pada dunia
Bahwa pertemananku dengan kekalahan
Cukup sampai di sini
Hingga saat aku kembali, aku pulang padamu dengan kemenangan bersamaku

10-12-18

yang lainnya

Ulasan "Cerita dari Digul" karya Pramoedya Ananta Toer

 

Berkesenian itu TAI, Kalo…. (sebuah otokritik)

  Barangkali saya adalah orang yang beruntung. Bahkan bisa dibilang sangat beruntung, karena saya hidup di antara orang-orang hebat dalam bidang yang saya sukai, yakni kesenian. Ya, saya beruntung banget, di kampung saya Tanjungsari, banyak lahir seniman-seniman hebat dari berbagai bidang kesenian. Entah dari seni rupa, pahat, teater, tari, sastra dan yang paling kentara adalah musik. Mungkin bagi siapapun yang berkecimpung di dunia musik, khususnta skena Bandung-Jatinangor-dan sekitarnya pasti sudah tahu kalau Tanjungsari itu gudangnya para musisi. Selain itu, geliat kesenian di sini pun dapat dikatakan sangat rame dan kenceng, berbagai bidang kesenian saling mengisi satu sama lain. Dan atmosfer ini sangat patut untuk kita hargai dan banggakan, terutama bagi saya. Gatau sih buat yang lain mah. Sedikit cerita, cukup banyak kawan-kawan kuliah saya yang kebingungan setelah dia lulus, hasratnya untuk berkesenian nya tidak tersalurkan lagi . Berbagai macam faktor tentu melingkupi ...

Ulasan Novel "Max Havelaar" karya Multatuli